Dewan Minta SilPA Rp 178 Miliar Dimaksimalkan untuk Kesejahteraan Warga
Foto: Ketua Fraksi PKS bersama Nasdem, Suharno (tengah) menyerahkan dokumen pandangan fraksinya
BONTANG - Fraksi PKS bersama Nasdem DPRD Kota Bontang meminta Pemerintah mengarahkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp178 miliar lebih untuk membiayai program prioritas masyarakat.
Permintaan itu disampaikan oleh, Ketua Fraksi PKS bersama Nasdem dalam pandangan umum terhadap Raperda Tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Rabu (17/6/2026).
Fraksi ini menilai, besarnya SILPA harus disertai dengan perencanaan pemanfaatan yang tepat agar mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.
"Kami minta pemanfaatan sisa tersebut diarahkan pada program-program prioritas yang memiliki dampak langsung pada masyarakat
Pihaknya berharal, SilPA tidak sekadar menjadi angka dalam laporan keuangan daerah. Menurut fraksi ini, sisa anggaran tersebut dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap silpa tidak hanya menjadi angka dalam laporan keuangan tapi sebagai sarana pembangunan," jelasnya.
Merespon hal itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris memastikan SilPA akan dimanfaatkan secara optimal sesuai ketentuan perundang-undangan. Sisa anggaran tersebut, akan menjadi salah satu sumber pembiayaan daerah pada tahun anggaran berikutnya.
Ia menyebut, pemanfaatan SilPA akan diarahkan untuk mendukung program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Program itu mencakup peningkatan infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan pelayanan publik lainnya," respon Agus Haris.
Ikuti berita-berita terkini dari
klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: