•   15 June 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Suharno Usulkan Peta Potensi Daerah Masuk dalam Raperda Investasi

Advertorial - Asriani
15 Juni 2026
 
Suharno Usulkan Peta Potensi Daerah Masuk dalam Raperda Investasi Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Suharno

BONTANG - Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang Suharno mendorong pemerintah daerah lebih proaktif memasarkan potensi unggulan yang dimiliki Bontang kepada calon investor. 

Menurutnya, promosi investasi tidak cukup hanya menunggu ketertarikan pelaku usaha, tetapi perlu dibarengi upaya menawarkan secara langsung berbagai potensi yang layak dikembangkan.

Usulan itu disampaikan Suharno dalam rapat kerja terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal di Ruang Rapat DPRD Bongang, Senin (8/6/2026).

Ia menilai, Kota Bontang memiliki sejumlah aset dan potensi yang dapat dijadikan daya tarik investasi, termasuk sektor pariwisata.

“Misalnya kita punya kawasan wisata alam yang dapat dipromosikan. Potensi seperti itu harus kita jual kepada masyarakat luas, bahkan hingga tingkat nasional,” kata Suharno.

Menurutnya, di tengah tekanan fiskal daerah menjadi alasan penting bagi pemerintah untuk membuka ruang investasi yang lebih besar. Karena itu, perangkat daerah terkait perlu mengidentifikasi dan mengkaji potensi yang dapat ditawarkan kepada investor.

Ia menilai, hasil kajian tersebut kemudian perlu dipresentasikan secara aktif kepada calon investor agar mereka memiliki gambaran yang jelas mengenai peluang usaha di Bontang.

"Jadi kita presentasi kepada mereka sehingga meyakinkan mereka mau datang ke  Bontang," jelasnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), Syahruddin menyampaikan, bahwa investor besar umumnya mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menanamkan modal, termasuk kebijakan nasional yang mengarahkan pengembangan sektor atau wilayah tertentu.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan Bontang memiliki daya saing yang kuat. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan regulasi yang mendukung, kemudahan perizinan, serta penguatan berbagai potensi unggulan daerah yang dapat menjadi nilai tambah di hadapan investor.

"Tapi tentu tugas kita daerah memastikan bahwa kita punya daya saing," imbuhnya.






TINGGALKAN KOMENTAR