Ini Daftar 7 Makanan yang Bikin Anak Tumbuh Tinggi

Oleh: Redaksi
Senin, 01 Mei 2023 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Ini Daftar 7 Makanan yang Bikin Anak Tumbuh Tinggi

Foto: Ilustrasi tinggi badan anak.

KLIKKALTIM - Punya anak yang tumbuh tinggi tentu menjadi harapan semua orang tua. Memang Pertumbuhan tinggi badan anak umumnya dipengaruhi oleh faktor genetika dan hormon yang dihasilkan dalam tubuh seseorang.

Meski begitu, keduanya tidak mutlak menentukan tubuh seseorang akan menjadi tinggi atau pendek. Faktor lain seperti nutrisi, olahraga, kualitas tidur, dan riwayat penyakit turut memengaruhi tinggi badan seseorang. Jika ingin memiliki tubuh tinggi, seseorang harus mengonsumsi makanan bernutrisi sejak kecil.

Berikut tips tujuh makanan bernutrisi yang bisa mendukung pertumbuhan tinggi badan yang dilansir dari MedicalNewstoday:

1. Telur

Telur mengandung banyak nutrisi yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Satu telur besar utuh mengandung 35,7 mcg folat dan 0,513 mcg vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 dan folat dapat menyebabkan pertumbuhan yang buruk pada anak-anak. Karena itu, anak usia 6–9 bulan dianjurkan mengonsumsi satu butir telur per hari selama 6 bulan.

Baca juga : Segudang Manfaat Tidur Siang dan Aturan Durasi yang Tepat

2. Susu Kalsium

Susu Kalsium sangat penting untuk menumbuhkan tulang dan perkembangan kerangka tubuh manusia. Sehingga anak bisa tumbuh tinggi. Berikut asupan kalsium harian yang sebaiknya dikonsumsi anak-anak dan remaja sesuai rentang usianya:

0–6 bulan: 200 mg

7–12 bulan: 260 mg

1–3 tahun: 700 mg

4–8 tahun: 1.000 mg

9–18 tahun: 1.300 mg

Baca juga : Benarkah Micin Berdampak Buruk Bagi Kesehatan? Begini Faktanya

Kalsium terkandung dalam produk susu maupun sayur dan buah. Sebagai contoh, 1 ons keju cheddar memiliki 205 mg kalsium sementara 8 ons susu rendah lemak mengandung 300 mg. Selain produk susu, sayuran sawi, brokoli, kankung, pakchoy, jeruk, dan tahu juga mengandung kalsium.

Baca di halaman selanjutnya..

==page break==

3. Kacang almond

Vitamin E adalah vitamin penting untuk anak-anak. Kekurangan vitamin ini dapat memengaruhi pertumbuhannya. Kacang almond termasuk makanan yang tinggi akan vitamin E. Sekitar 1 ons almond panggang kering mengandung 6,8 mg vitamin E. Ini setara dengan 45 persen dari asupan harian vitamin E yang direkomendasikan.

4. Kacang dan polong-polongan

Kacang-kacangan dan polong-polongan merupakan sumber protein yang sangat baik. Kekurangan protein merupakan faktor penting yang memengaruhi tinggi badan. Selain protein, kacang juga kaya akan vitamin B, zat besi, tembaga, magnesium, zinc, dan fosfor.  5. Ikan Ikan, seperti tuna dan salmon, mengandung vitamin D dan kalsium yang tinggi. Vitamin D membantu tubuh menyerap lebih banyak kalsium untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang. Selain itu, vitamin ini juga mencegah rakhitis atau pelunakan tulang.

6. Buah

Vitamin C merupakan komponen penting untuk kesehatan tulang. Vitamin ini membantu menghasilkan kolagen yang penting untuk kekuatan dan perbaikan tulang. Berikut buah-buahan yang kaya vitamin C: 154 g jeruk: 81,9 mg vitamin C 248 g jus jeruk: 83,3 mg vitamin C 308 g jeruk bali: 96,1 mg vitamin C 248 g jus jeruk bali: 94,2 mg vitamin C 75 g kiwi: 56 mg vitamin C 150 g stroberi: 88,2 mg vitamin C 156 g melon: 57,3 mg vitamin C Selain itu, buah beri juga bagus untuk kesehatan fitokimia dan memiliki vitamin yang tinggi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Buah ini juga dapat membantu mencegah osteopenia, kondisi yang menyebabkan tulang rapuh.

7. Ubi jalar

Karotenoid merupakan pigmen organik dari tumbuhan, seperti sayuran kuning dan oranye, yang membantu meningkatkan kesehatan tulang. Tubuh mampu mengubah karotenoid menjadi vitamin A. Ubi jalar merupakan sumber vitamin A yang baik. Satu ubi utuh mengandung 1.403 mcg vitamin A atau yang memenuhi 156 persen asupan harian yang dibutuhkan.

Tips tumbuh tinggi, Baca di halaman selanjutnya..

==page break==

Tips tumbuh tinggi

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan tubuh adalah memiliki tidur yang cukup dan rutin olahraga. Jumlah tidur yang dibutuhkan seseorang tergantung pada usianya. Sebagai contoh, anak usia 4-12 bulan perlu tidur selama 12 hingga 16 jam. Sebaliknya, anak 13-18 tahun hanya butuh tidur 8-10 jam sehari. Olahraga juga merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Anak usia 6–17 tahun harus berolahraga paling tidak 1 jam setiap hari.

 

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR