Pilkada Bontang
Tak Ada Rekomendasi untuk Basri dari PKB, Syafruddin : Tak Sabar Menunggu Proses
Foto: Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Kaltim Syafruddin/Int
KLIKKALTIM.COM- Peluang Basri Rase menunggangi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada Bontang makin tipis. Sinyal ini menyusul surat rekomendasi penugasan dari Dewan Pimpinan Pusat (PKB) hanya dikeluarkan untuk 2 orang saja, Sutomo Jabir dan Sigit Alfian.
Sutomo dan Sigit sebelumnya mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di DPP PKB. Selama 2 hari mereka dimintai menjabarkan visi dan misi sebagai bakal calon kepala daerah.
Berbeda dengan keduanya, Basri tak ada di Kantor DPP Jakarta. Ia ada di Bontang meresmikan Kantor Lurah Satimpo dan membagikan bantuan rumah layak huni di Kantor Kelurahan Api-Api, kecamatan Bontang Utara.
Sinyal PKB Tutup Pintu untuk Basri ....Baca Selanjutnya :
==page break==
Disinggung soal sinyal PKB untuk Basri, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) mengatakan, pengurus wilayah bukan penentu keputusan terkait manuver Basri di Bontang.
Namun, seluruh catatan telah diadukan ke DPP seperti keputusan Basri menempuh jalur perseorangan ketimbang partai di Pilkada Bontang. "Faktanya beliau memilih jalur independen di banding jalur partai. Dan tidak sabar menunggu proses di partai nya," ucap Syafruddin kepada Klik Kaltim, Jumat (17/5/2024).
Baca Juga : Syafruddin Tak Ambil Pusing dengan Ancaman Mundur Pengurus PKB Bontang
Lebih lanjut, Udin sapaan akrabnya menjelaskan keputusan dari manuver Basri berada di tingkat pusat. Di wilayah, lanjut Udin, hanya memonitor perkembangan politik di daerah masing-masing. Namun, hanya Bontang saja yang tak memberi informasi utuh terkait kondisi politik terkini.
"Tunggu saja nanti Ini kan masih berlangsung dinamikanya. Kalau Pak Basri juga tidak pernah berkomunikasi serius dengan saya. Apalagi bahas perkembangsn terkini di Bontang," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari
klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: