Pilkada Bontang

Tak Cuma Omong Doang, Ridwan Sudah Siapkan Modal Politik untuk Bacalon di Golkar

Oleh: M Rifki
Minggu, 21 April 2024 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Tak Cuma Omong Doang, Ridwan Sudah Siapkan Modal Politik untuk Bacalon di Golkar

Foto: Ridwan saat menggelar jumpa pers di Ngopi Coffee usai mengembalikan formulir bacalon Wawali di Partai Golkar/M Rifki - Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM - Langkah politik Ridwan kian mantap menuju arena Pilkada Bontang. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Bontang ini melamar ke Partai Golkar sebagai bakal calon Wakil Wali Kota, Sabtu (20/4/2024). 

Keputusan Ridwan mendaftar ke Golkar sudah dihitung matang-matang. Sebagai partai yang satu-satunya bisa mengusung calon kepala daerah di Bontang, Golkar menjadi magnet bagi sejumlah figur untuk berkontestasi di pemilu 27 November. 

Hari ini, Minggu (21/4/2024) sudah ada 7 orang yang melamar ke partai beringin, mereka antara lain, Muhammad Aswar, Bakhtiar Wakkang, Sutomo Jabir, Agus Suhadi, Ridwan, serta Nasrullah dan Ahmad Bajuri. 

Baca Juga : Berkenalan dengan Muhammad Aswar, Sosok Baru untuk Bontang Maju

Baca Juga : Diantar 100 Orang, BW Daftar ke 3 Parpol untuk Maju di Pilkada Bontang

Persaingan berebut kursi 02 di Golkar yang ketat tak membuat Ridwan khawatir. Menurutnya, modal politik yang dimiliki dirinya cukup tinggi ketimbang para tokoh lain yang mendaftar. 

"Saya ini anggota dewan 2 periode, suara di tiap pemilu selalu meningkat. Apalagi kemarin Bontang Selatan itu Dapil Neraka," ungkap Ridwan kepada wartawan, Sabtu (20/4/2024). 

Ongkos Politik yang Disiapkan.. Baca Selanjutnya : 

==page break== 

Ridwan mengaku, maju di kontestasi tahun ini sudah menyiapkan mental termasuk ongkos politik. Tak dipungkiri, biaya untuk menggerakan mesin-mesin politik cukup mahal. Apalagi, keputusan ini mewajibkan dirinya harus melepas kursi empuknya di dewan. 

Baca Juga : Golkar Bontang Buka Penjaringan Hanya Posisi Wawali, Partai Utus Neni dan Andi Faiz Isi Kursi Wali Kota

Tetapi, Ridwan sudah yakin dengan pilihan politiknya. Termasuk telah menyisihkan rupiah membiayai langkahnya di pemilu nanti. Di singgung estimasi biaya politik sekitar Rp 5-10 miliar untuk posisi calon wakil wali kota, Ridwan tak khawatir dengan ongkos tersebut. "Saya sudah siap," katanya. 

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR