Breaking News: Big Mall Samarinda Kebakaran, Api di Lantai Atrium

Oleh: Redaksi
Selasa, 03 Juni 2025 | 08:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Breaking News: Big Mall Samarinda Kebakaran, Api di Lantai Atrium

Foto: Breaking News: Big Mall Samarinda Kebakaran, Api di Lantai Atrium.

Samarinda - Kebakaran terjadi di Big Mall Samarinda yang terletak di Jalan Untung Suropati, Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Selasa (2/6/2025) sekira pukul 23.50 Wita. Api berkobar di lantai atrium. 

Dari sejumlah video yang beredar, sumber api berada di lantai 1. Lampu penerangan di mall itu tampak padam. Sejumlah pengujung berteriak dan mencoba keluar dari Gedung.

"Ayo-ayo cepat keluar," kata warga yang berada di dalam gedung

Tampak juga petugas mengevakuasi pengunjung yang baru ke luar dari studio bioskop. Dari sisi lain, beberapa pengendara berdesakan ke luar dari area parkir. 

"Kebakaran big mall samarinda di lantai Atrium," kata salah seorang warga yang merekam peristiwa kebakaran. 

Saat ini sejumlah pemadam telah berada di lokasi. Warga juga mulai memadati area kebakaran. 

Kebakaran Big Mall Samarinda: Butuh 3 Jam Padamkan Kobaran Api, 12 Korban Dilarikan ke RS

Baca di halaman selanjutnya >>>

==page break==

Asap tebal akibat kebakaran yang terjadi di Big Mall Samarinda, Selasa (2/6/2025) cukup menyulitkan petugas, relawan dan pengunjung. Butuh Waktu sekira 3 jam untuk menjinakkan api. Sementara itu 12 korban dilarikan ke Rumah Sakit. 

Tenaga dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda yang dibantu relawan gabungan serta unsur BPBD dan instansi terkait cukup terkuras.

Untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi, setidaknya dibantu alat pernapasan bertekanan udara agar bisa menangani kebakaran yang letaknya di dekat atrium Big Mall lantai 3, tepatnya pada salah satu tenant yang menjual pakaian.

“Jarak pandang hanya 2 meter dan kita mesti menggunakan tabung oksigen dengan atau dengan alat untuk masuk memadamkan api maupun mencari pengunjung mal atau tamu hotel yang terjebak,” kata Alvin Julian salah satu relawan ditemui di lokasi kebakaran.

Proses penanganan diakui relawan di lapangan cukup sulit.

Api pertama kali dilaporkan muncul di salah satu tenant Big mall lantai tiga pusat perbelanjaan terbesar di Kota Samarinda ini, sekitar pukul 00.01 Wita.

Laporan terus di update, hingga 10 menit kemudian tampak tenant tersebut telah diamuk api.

“Jadi lapornya jam 1 dini hari, kami siapkan apa saja yang diperlukan, kemudian bergabung ke tim pemadam dan evakuasi,” sambung Alvin. Selain para pemadam api, warga yang sempat terjebak mengalami sesak nafas akibat menghirup asap tebal dari kebakaran.

Kepulan asap tebal tak hanya di atrium dan beberapa area di BigMall saja, tetapi hingga mencapai area Hotel FUGO Samarinda, yang berada satu area dengan mal.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Samarinda, Nusa Indah mengatakan rata-rata korban yang terjebak di dalam Big Mall maupun Hotel Fugo mengalami sesak nafas. 

Kemudian, para warga yang menjadi korban terdampak dievakuasi ke sejumlah Rumah Sakit (RS). Diantaranya RS Hermina, Dirgahayu, RSUD AW Sjahranie.

“Dari data yang kami himpun, korban sesak nafas yang dibawa oleh ambulans relawan diantaranya RS Hermina, 5 pasien; RS Dirgahayu, 1 pasien dan RSUD AW Sjahranie; 1 pasien. Saat peristiwa terjadi, ada yang fokus pada pemadaman api, dan ada yang mengevakuasi karyawan serta pengunjung dari dalam gedung termasuk tamu hotel,” bebernya.

Petugas gabungan setidaknya butuh 3 jam untuk memadamkan api yang berkobar di salah satu tenant pakaian Big Mall Samarinda.

Data Info Taruna Samarinda (ITS) turut mencatat area terbakar di lantai 3 atrium dan  berdampak ke dua tenant.

“Sekitar hampir 3 jam ya, dari pukul 00.05 hingga pukul 02.45 Wita. Rata-rata korban yang terjebak di dalam BIGmall maupun Hotel Fugo mengalami sesak nafas. Dirujuk ke RS Hermina, Dirgahayu, RSUD AW Sjahranie. Korban jiwa negatif,” ungkap Ketua ITS Samarinda, Joko Iswanto.

Dalam kebakaran ini, ia juga mencatat alutsista di lapangan sekitar 18 unit Tangki Fire Truck Disdamkarmat dan PMK Swasta diturunkan.

Termasuk ada pula 30 Mesin Portable Relawan, 10 Lampu emergency relawan dan 25 Unit Ambulans Relawan ikut dikerahkan. (*)

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR