Alasan Gaji Karyawan Terus Menunggak, PT LBB Terlilit Utang Berbunga Tinggi

Oleh: M Rifki
Rabu, 24 April 2024 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Alasan Gaji Karyawan Terus Menunggak, PT LBB Terlilit Utang Berbunga Tinggi

Foto: Humas PT Laut Bontang Bersinar Udin Mulyono saat ditemui wartawan di Halal Square/M Rifki - Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM- Akar masalah PT Laut Bontang Bersinar (LBB) yang selalu menunggak bayar utang ke karyawannya diungkap oleh Humas PT LBB Udin Mulyono. Unit usaha PT Perumda Aneka Usaha dan Jasa (BUMD) ini rupanya terlilit utang miliaran rupiah. 

Udin Mulyono menjelaskan, utang dimulai sejak Direktur PT LBB Lien Sikin kali pertama menjabat. Tanpa kemampuan finansial yang cukup, Sikin memutuskan berhutang dengan 2 sumber dengan nilai Rp 4,5 miliar dengan bunga tinggi.

Seiring berjalannya waktu, alih-alih mampu melunasi pembayaran utang justru bunga kredit terus membubung. Bahkan, sejak 2021 pembayaran hanya melunasi bunga saja. 

Baca Juga : Masuk Bulan Ke-2 Gaji Karyawan PT LBB Menunggak, Direktur Mau Gadai Aset

"Kalau yang lunas baru bunganya. Pokoknya belum. Makanya ini mau dilunasi dulu semua," sambungnya. 

Bayar BPJS dan Gaji Karyawan dari Mana ?...Baca Selanjutnya

==page break== 

Untuk memenuhi gaji karyawan, lanjut Udin Mulyono, ia meminjamkan aset properti kepada Lien Sikin untuk digadaikan ke bank. Jumlah aset properti senilai Rp 2 miliar itu akan diagunkan demi melunasi gaji karyawan dan hak-hak mereka. 

Baca Juga : Masuk Bulan Puasa, Karyawan PT LBB Menanti Gaji Dibayarkan Perusahaan

"Jadi karena ada hutang diawal yang berbunga manajemen keuangan PT LBB tidak sedang baik-baik saja. Kita pahami itu karena saat itu pak Direktur sendiri," ucap Udin Mulyono kepada Klik Kaltim.

Harusnya hutang itu sudah bisa lunas. Namun belakangan Udin mengetahui yang baru sanggup dibayar ialah bunga saja. Makanya direktur harus menjaminkan anggunan bangunan ke bank. 

Diakhir Udin Mulyono mengaku akan membantu Direktur Lien Sikin menyelesaikan persoalan yang ada. Yang jelas prioritas tiap bulannya yaitu membayar gaji karyawan tetap dilakukan. 

"Kita upayakan pekerja bisa tepat waktu mendapatkan haknya," pungkasnya.

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR