IKN jadi Langkah Awal Jalur Kereta Api Kalimantan, Berikut Rencana Pembangunannya

Oleh: Redaksi
Jumat, 03 Maret 2023 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
IKN jadi Langkah Awal Jalur Kereta Api Kalimantan, Berikut Rencana Pembangunannya

Foto: Ilustrasi kereta api di Kalimantan.

KLIKKALTIM - Wacana pembangunan jalur kereta api (KA) di Kalimantan telah lama bergulir dan belum juga terealisasi. Namun, secercah harapan kembali muncul saat pemerintah berencana membangun jalur kereta api di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Kereta api di IKN ini nantinya akan menjadi awal pemerintah untuk membangun jalur kereta api di Kalimantan. Jalur kereta api nantinya akan melalui jalur Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) menuju kawasan inti perkotaan di IKN. 

Baca juga: Melihat Progres Akses Tol Bawah Laut IKN; Terhubung ke Balikpapan, Terdalam di Dunia

Baca juga: Sempat Dikeluhkan Shin Tae-yong, Pemerintah Akhirnya Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN

Djarot Tri Wardhono Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub mengatakan, pengembangan kereta api di IKN menjadi step pertama pemerintah untuk membangun jalur kereta api di Pulau Kalimantan. 

Baca di halaman selanjutnya..

==page break==

Djarot mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan feasibility study atau studi kelayakan.

“Proyeksi (pembangunan kereta) untuk di IKN masih di atas tahun 2025. Nantinya trase ini kami mengikuti jalan tol yang dibangun Kementerian PUPR,” kata DJarot di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Baca juga: Tol Rampung 2024, Balikpapan ke Pusat IKN hanya 30 Menit

Baca juga: Potret Infrastruktur di Sekitar IKN; Jalan Bak Kubangan Kerbau, Mobil Tenggelam di Lumpur

Kemenhub juga tengah mengkaji karakteristik dari lahan yang akan dilalui oleh jalur kereta api. Kendati demikian, pihaknya juga belum dapat memastikan bentuk operasi kereta tersebut, baik secara KA perintis ataupun KA komersial. 

“Untuk biaya juga masih menunggu detail engineering design [DED] yang sedang disusun. Prosesnya dari saat ini pra-feasibility study, kemudian DED, baru kita bisa menentukan kisaran biayanya,” jelas Djarot. 

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR