Insentif Nakes Khusus Covid-19 di RSUD Bontang Menunggak 3 Bulan

Oleh: Redaksi
Minggu, 28 Februari 2021 | 16:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Insentif Nakes Khusus Covid-19 di RSUD Bontang Menunggak 3 Bulan

Foto: Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Taman Husada Bontang, Syahbirin

KLIKKALTIM.COM - Sudah 3 bulan terakhir 109 Petugas Kesehatan (Nakes) khusus perawatan pasien Covid-19 tak menerima upah insentif.

Selain insentif petugas nakes, RSUD Bontang juga menunggak pembiayaan operasional akomodasi petugas pasien Covid-19 yang meninggal.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Taman Husada Bontang, Syahbirin menerangkan, total tunggakan insentif nakes senilai Rp 266 juta.

Syahbirin merinci tunggakan terjadi sejak Oktober tahun lalu. Secara urut, pada Oktober tunggakan dialami 39 nakes.

Lalu berlanjut di November 32 nakes, kemudian di Desember 38 nakes menunggak.

"Tunggakan akibat tidak ada anggaran," ujar Syahbirin saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPRD Bontang, Senin (1/3/2021).

Sementara ongkos operasional yang menunggak yakni biaya pemulasaran jenazah serta insentif akomodasi makan minum petugas.

"Pemulasaran jenazah itu Rp 109 juta dengan 20 kejadian pasien Covid yang meninggal, uang makan dan minum Rp 89 juta," bebernya.

Syabirin menjelaskan, tunggakan itu akan dibayarkan pemerintah tahun ini.

Rumah sakit sudah mengusulkan Rp 40,6 miliar untuk pembiayaan kegiatan petugas yang menangani Covid-19.

"Rencananya akan dimasukkan dalam refocusing anggaran tahun 2021 yang diajukan sebesar Rp 40,6 miliar," ungkapnya.

Ajukan Rp 152 Miliar

RSUD Taman Husada Bontang mengusulkan Rp 152 miliar kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tahun ini.

Dana itu rencananya untuk pembiayaan 4 program di rumah sakit terbesar di Bontang ini.

Adapun rencana peruntukkan anggaran itu meliputi,  4 program, 12 kegiatan, dan dan 34 sub/belanja yang terdiri dari belanja pegawai, barang dan jasa, modal dan operasional RS-BLUD.

"Harapan kami sih bisa 100 persen, ya paling sedikit 50 persen dari total yang kami ajukan," tutupnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR