Masih Jadi Momok, Mayoritas Warga Bontang Utara Usulkan Program Atasi Banjir di Musrenbang

Oleh: M Rifki
Jumat, 10 Februari 2023 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Masih Jadi Momok, Mayoritas Warga Bontang Utara Usulkan Program Atasi Banjir di Musrenbang

Foto: Wawali Najirah (kanan) didampingi Camat Bontang Utara Sutrisno/ M Rifki- Klik Kaltim.

KLIKKALTIM -  Usulan Warga Bontang Utara di Musrenbang 2024 masih didominasi program penanganan banjir. Warga meminta penanggulangan banjir di Bontang menjadi prioritas. 

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bontang Najirah meminta usulan warga yang prioritas dan diusulkan dalam Musrenbang agar bisa terealisasi. 

Apalagi, sepanjang 2022 hingga 2023 ini penanganan banjir yang menjadi mayoritas keluhan warga. Total ada  29 usulan yang dibahas dalam Musrenbang Bontang Utara

Baca juga : Setiap Kelurahan di Bontang Dapat Dana Rp 1 Milar, Ini Peruntukannya

Diantaranya 5 usulan dari Kelurahan Gunung Elai, 8 usulan Loktuan, 6 usulan dari Bontang Kuala, satu usulan dari Api-Api, dan 9 usulan dari Guntung. 

"Penanganan banjir masih prioritas usulan. Pemkot akan komitmen terus. Buktinya volume banjir di Bontang saat ini berkurang," kata Najirah. 

Lebih lanjut, kata Najirah OPD yang bersangkutan harus responsif terhadap keluhan atau penanganan dalam kondisi mendesak. 

"Harus bisa ditangani cepat dengan melihat kondisi keuangan daerah," sambungnya. 

Dikonfirmasi terpisah Camat Bontang Utara Sutrisno menyatakan, usulan program penanganan banjir di Musrenbang 2024 mencapai 70 persen. Mulai dari penanganan fisik, perbaikan jembatan, saluran drainase, jalan lingkungan dan yang lainnya. Selain itu, juga terdapat usulan penanganan banjir rob.

"30 persen sisanya yakni usulan penanganan sosial ekonomi. Kemudian soal penerangan jalan di lingkungan Kelurahan Api-api," tutur Sutrisno.

Baca halaman selanjutnya, Pemkot Klaim Luasan Radius Banjir Bontang Turun 3 Tahun Terakhir, Sisa 179 Hektare...

==page break==

Pemkot Klaim Luasan Radius Banjir Bontang Turun 3 Tahun Terakhir, Sisa 179 Hektare

Pemerintah Kota Bontang menyebut radius wilayah terdampak berkurang dalam 3 tahun terakhir. Saat ini radius banjir di Bontang tersisa 179 Hektare.   

Dari data yang diterima KlikKaltim, pada 2022 ini luasan daerah banjir sebanyak 179 hektar. Turun drastis dari 2020 lalu seluas 519 hektar, begitu pula pada 2021 lalu yang masih seluas 355 hektar. 

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Bontang Amiruddin mengatakan, penurunan angka luasan banjir Bontang itu dikarenakan program penanganan yang masif. 

Baca juga : 5 Kelurahan di Bontang Terendam Banjir, Warga Dirikan Dapur Umum

Mulai dari penurapan, normalisasi sungai, dan perbaikan saluran drainase. Kendati demikian, masih terdapat pekerjaan rumah yang banyak untuk menuntaskan persoalan banjir. Misalnya masih banyak bantaran sungai yang belum diturap. 

Dari 11 kilometer panjang sungai, Baru sekitar 4, 2 kilometer yang telah diturap. Artinya progres penurapan masih berada di angka 37,2 persen. 

"Kalau penurunan pasti ada. Yang dulunya misalnya 40 centimeter kalau sekarang hanya tersisa 20 centimeter. Makanya ini kita terus maksimalkan," kata Amiruddin kepada Klik Kaltim, Senin (6/2/2023). 

Baca juga : Air Sungai Guntung Meluap, Rendam Akses Warga

Lebih lanjut dalam Rapat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun Anggaran 2024 masih terus berlangsung soal penanganan banjir. 

Apalagi, di 2022 lalu master plan banjir diupayakan bisa menambah pengerjaan yang terarah. Selain itu hambatan Pemkot Bontang yang terbesar ialah anggaran. 

Untuk melangsungkan program khususnya penurapan harus memiliki anggaran besar. Di 2023 ini contohnya ada pembangunan turap di Kelurahan Api-api, dan Kelurahan Gunung Elai. 

"Yah kendala kita di anggaran. Tapi, dengan master plan kan kegiatan pengerjaannya bisa maksimal," pungkasnya.

Baca juga : Sendawar Tergenang Banjir Selutut Orang Dewasa

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR