Pria di Telihan yang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Sempat Mengeluh Pusing

Oleh: M Rifki
Senin, 18 September 2023 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Pria di Telihan yang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Sempat Mengeluh Pusing

Foto: Polisi dan warga setempat mengevakuasi mayat ke RSUD Taman Husada/ M Rifki- Klik Kaltim. 

KLIKKALTIM.COM - Aryo Bandung Manggala (27) ditemukan meninggal dunia pada Senin (18/9/2023) pada pukul 10.15 Wita, di kediamannya di Jalan Denpasar RT 09 Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat. 

Yuli Iskandar, tetangga korban sekaligus saksi mata mengaku berinisiatif membangunkan Aryo untuk menawarkan makan pagi. Hanya saja diketuk tiga kali tidak merespons panggilan. 

Baca juga: Mayat Pemuda Ditemukan di Kamar Rumah Sewa di Telihan

Kemudian tetangga yang tinggal persis di samping rumah masuk ke rumah mendiang Aryo. Saat masuk ke dalam posisi mayat sudah kaku dan tidak merespons saksi. 

"Saya berniat untuk membawakan makanan. Pas masuk ke dalam pintu tidak dalam kondisi terkunci. Jadi pas masuk sudah kaku dalam kondisi miring," kata Yuli kepada Klik Kaltim. 

Yuli mengaku terakhir mendapat informasi almarhum pada Minggu (17/9/2023) sore. Saat sang istri menawarkan masakan nasi goreng kepada korban. 

Baca Juga : Warga Tanjung Laut Indah Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Kapal

Baca di halaman selanjutnya..

==page break==

Saat itu mendiang Aryo mengeluhkan rasa sakit di bagian kepala dan mencari obat. 

"Terakhir kemarin karena dapat informasi sakit pagi harinya mau tawarin makanan lagi," sambungnya. 

Baca Juga : Geger Mayat Pria Ditemukan di Hutan Bakau Bontang Kuala

Sehari-hari Aryo bekerja sebagai tukang harian lepas. Dia diketahui merupakan Warga Bontang Kuala. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Taman Husada untuk dilakukan visum. 

"Dia tukang harian. Kalau sama saya akrab aja. Karena tiap hari kan pasti berkomunikasi. Ini sudah dibawa ke RS. Karena dia warga Bontang Kuala," terangnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bontang Barat Iptu Lukito dalam olah TKP sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Jenazah rencana akan disemayamkan di rumah duka di Salebba Kelurahan Bontang Kuala.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Memang ada riwayat sakit dari keterangan saksi. Udah di bawa ke RSUD Taman Husada," terang Iptu Lukito.

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR