Suara Ketua RT Dapat Motor Baru, Minta Biaya Perawatan hingga Lebih Pilih Penanganan Banjir

Oleh: M Rifki
Rabu, 08 Februari 2023 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Suara Ketua RT Dapat Motor Baru, Minta Biaya Perawatan hingga Lebih Pilih Penanganan Banjir

Foto: Dari kanan, Ketua RT 30 Tanjung Laut Indah Nasir Laka'da, Ketua RT 19 Api-api Irham Mungilong, dan Ketua RT 32 Api-api Edi Susanto. (ist)

KLIKKALTIM.COM - Seluruh Ketua RT di Bontang akan mendapatkan bantuan motor operasional dari Pemkot. Realisasi program dengan anggaran Rp 11,9 Miliar ini sangat dinanti Ketua RT. 

Klik Kaltim, mendatangi tiga Ketua RT untuk dimintai pendapat mengenai program motor gratis Pemkot Bontang.  

Menurut mereka, kehadiran motor sangat diharapkan dan bisa digunakan sebagai kendaraan operasional. Ketua RT 32 Kelurahan Api-api Edi Susanto misalnya, Ia berharap motor itu bisa membantu mobilitasnya saat melakukan patroli. 

Bahkan, Edi juga akan menerima dan menyambut baik kehadiran motor tersebut. Meski pada saat rembuk RT beberapa waktu lalu, banyak usulan soal biaya operasional perawatan bisa ditanggung Pemkot Bontang. 

"Kalau saya akan menerima. Bisa dipakai untuk patroli. Bahkan kalau ada warga yang meminjam juga dipersilahkan," kata Edi kepada Klik Kaltim. 

Apresiasi juga turut disampaikan, Ketua RT 30 Kampung Malahing Kelurahan Tanjung Laut Indah Nasir Laka'da. Menurutnya, motor RT itu sangat bermanfaat bagi warga yang berkumim di laut. 

Baca juga : 499 Ketua RT di Bontang Dapat Motor dari Pemkot, Anggaran Rp 11 M Tak Termasuk Biaya Perawatan

Misalnya saat ada warga yang memiliki keperluan di kota bisa memakai motor tersebut. Selama ini saat warga ingin ke Puskesmas mereka harus merogoh kocek lebih saat di darat. 

Usai menggunakan kapal biasanya warga jalan kaki dan kesulitan mobilitas di tengah kota. 

"Senang karena kabar motor operasional RT akan diberi. Motor itu akan disimpan di Kantor Lurah, dan warga bisa memakainya jika ada keperluan di kota," kata Nasir. 

Baca di halaman selanjutnya ...

==page break==

Selain itu Pemkot Bontang juga dinilai harus memperhatikan lebih di Kampung Malahing. Baik memperhatikan infrastruktur jembatan, dan perbaikan rumah warga yang nyaris ambruk. 

Apalagi, mayoritas masyarakat setempat berada di bawah garis kemiskinan, karena hanya mengandalkan profesi nelayan untuk mencari nafkah. 

"Harus diperhatikan lebih lanjut program pembangunan khususnya di Kampung Malahing,"sambungnya. 

Tanggapan berbeda dari Ketua RT 19 Kelurahan Api-api Irham Mungilong menyatakan, saat pertemuan Sabtu (10/12/2022) lalu meminta kendaraan untuk RT bisa ditimbang-timbang. 

Klik Juga : Ketua RT Se-Bontang Dibelikan Motor Rp 20 Jutaan Tahun 2023

Misalnya, melihat kondisi saat ini sebagian RT pasti memiliki motor masing-masing. Untuk itu usulan lain berupa pemberian kupon bensin dan penambahan insentif RT juga kembali digelorakan. 

Semisal RT yang berada di lingkup perumahan Perusahaan seperti PT Badak LNG, dan PT PKT. Mereka pasti punya pendapat lain soal memanfaatkan anggaran pembelian motor untuk keperluan lain. 

"Jadi harus dibahas lanjutan soal efektif pemberian motor operasional. Minimal kepastian pembiayaan selama motor itu berada di RT," kata Irham. 

Baca di halaman selanjutnya ..

==page break==

Selanjutnya, bagi para RT lebih urgensi pengadaan motor roda tiga yang diperlukan untuk mengangkut sampah. Karena, setiap warga saat ini kesulitan membuangnya ke TPST. 

Kemudian, Pemkot Bontang diminta serius dalan penanganan banjir. Di tempat ia tinggal dan warga misalnya dari total 72 KK separuhnya terdampak banjir. 

"Motor sampah dan penyelesaian banjir harus lebih utama diperhatikan," pungkasnya.

Klik Juga : Rombongan Wali Kota Dinas ke Banyuwangi & Surabaya, Belajar Program Rantang Kasih

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR