Tol Balikpapan-Samarinda Segera Pakai Sistem Bayar Tanpa Setop

Oleh: Redaksi
Selasa, 21 Maret 2023 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
Tol Balikpapan-Samarinda Segera Pakai Sistem Bayar Tanpa Setop

Foto: Tol Balsam. (ist)

KLIKKALTIM - Sejumlah ruas tol akan dibangun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Setiap tol di IKN akan menggunakan sistem bayar tol tanpa setop alias Multi Lane Free Flow (MLFF). Termasuk tol Balikpapan-Samarinda (Balsam)

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit, mengatakan teknologi MLFF akan diterapkan di semua tol di wilayah IKN. 

"Untuk ruas-ruas tol baru (IKN) pasti akan menggunakan MLFF semuanya," kata Danang dikutip, Selasa (21/3/2023).

Sementara ini pemerintah mengusulkan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda untuk menjadi salah satu ruas yang akan diterapkan MLFF kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Kemungkinan salah satu ruas yang kita usulkan kepada bapak Menteri PUPR adalah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda," sambungnya.

Baca juga: Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Tetap Berjalan, Desain Diubah

Adapun penerapan MLFF di jalan tol tersebut menurutnya bertujuan untuk menyongsong digitalisasi di kawasan yang nantinya akan menjadi ibu kota RI tersebut.

Sebelumnya, BPJT Kementerian PUPR sudah mengidentifikasi ada enam ruas tol yang akan diuji coba MLFF, yakni Jagorawi, Jakarta-Cikampek, Dalam Kota, Jakarta Outer Ring Road (JORR) termasuk Ulujami-Pondok Aren-Serpong, Bali-Mandara, dan Balikpapan-Samarinda.

Baca juga: Melihat Progres Akses Tol Bawah Laut IKN; Terhubung ke Balikpapan, Terdalam di Dunia

Untuk uji coba pertamanya, rencananya alan dilangsungkan oleh BPJT di Tol Bali-Madara pada 1 Juni 2023 mendatang. Danang mengatakan, uji coba dilakukan secara bertahap. Selama masa transisi pengguna bisa langsung bertransaksi menggunakan aplikasi tanpa harus transaksi manual di palang tol. Di sisi lain, gerbang untuk transaksi non-tunai konvensional tetap beroperasi.

Dengan MLFF, maka sistem transaksi tol akan lebih cepat karena pengguna tidak perlu lagi berhenti untuk menempelkan kartu elektronik, sehingga dapat mengurangi antrean di gerbang tol. Selain itu, MLFF membuat biaya operasional pengumpulan tol semakin efisien.

Apa Itu MLFF?

Baca di halaman selanjutnya

==page break==

Sistem MLFF memanfaatkan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS), yang akan meniadakan gerbang tol, sehingga penggunanya tidak lagi perlu mengantre dan mengetuk kartu saat akan memasuki jalan tol. Multi Lane Free Flow (MLFF) adalah proses pembayaran tol tanpa berhenti, yang berarti pengguna jalan tol tidak harus mengentikan kendaraannya di gerbang tol. Sistem akan memungkinkan penggunanya melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.


Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa berhenti, itu berarti pengguna jalan tol tidak harus mengentikan kendaraannya di gerbang tol. Teknologi yang diterapkan pada MLFF yaitu Global Navigation Satelit System (GNSS) yaitu merupakan sistem yang memungkinkan melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.

Teknologi ini membuat alat pembaca tidak perlu di setiap tempat karena memakai satelit, berbeda dengan radio frequency identification atau RFID. GNSS memakai alat yang dipasang di dalam mobil. Ketika kendaraan berada di gardu jalan tol, alat itu akan terbaca melalui sistem di satelit.

Dilansir dari informasi resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sistem MLFF akan mempermudah pengawasan lalu lintas melalui monitoring real time. Dituliskan bahwa saat teknologi MLFF mulai diimplementasikan, para pengguna jalan tol hanya perlu mengunduh dan mendaftarkan data pribadinya di aplikasi Cantas.

Setelah kalkulasi tarif terkoneksi pada aplikasi, uang dari masing-masing instrumen pembayaran milik tiap pengguna akan berkurang secara otomatis. Perangkat yang digunakan pada transaksi nirsentuh MLFF berupa Electronic On-Board Unit atau dikenal dengan E-OBU.

Setiap pengguna tol yang masuk harus mengaktifkan E-OBU. Setelah E-OBU aktif, GPS akan menentukan posisi pengguna berdasarkan satelit yang kemudian proses pencocokan peta akan terjadi di pusat sistem. Pengguna wajib memastikan saldo tersedia di aplikasi sebelum memasuki gerbang tol.

“Nanti aplikasi akan mengirimkan notifikasi jika ada pengguna yang masuk, namun saldo tidak mencukupi.

itu dia informasi mengenai bayar tol tanpa setop. Semoga bermanfaat.

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR