UPT Bantah Pasar Citra Mas Loktuan Dibilang Sepi Pembeli, Tuntutan Relokasi Sulit Dipenuhi

Oleh: M Rifki
Minggu, 02 Juni 2024 | 00:00 WITA
Dibagikan 0 kali
UPT Bantah Pasar Citra Mas Loktuan Dibilang Sepi Pembeli, Tuntutan Relokasi Sulit Dipenuhi

Foto: Pedagang Pasar Taman Citra Mas Loktuan memasang spanduk protes karena pengunjung sepi/Ist-Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM- UPT Pasar Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) membantah pernyataan bahwa kondisi Pasar Taman Citra Mas Loktuan sepi pembeli seperti yang disebut-sebut pedagang di sana. 

Hasil penelusuran UPT Pasar menemukan bahwa jumlah pengunjung pasar di pasar tak pernah sepi pembeli. Kepala UPT Pasar Nurfaidah mengatakan, dari hasil retribusi parkir yang dikeluarkan diketahui jumlah pengunjug di pasar se-Bontang tak pernah sepi. 

Peryataan pedagang pasar kalau sepi justru tidak sebanding dengan data penarikan retribusi parkir. 

Kenaikan PAD dari retribusi parkir diklaim menjadi rujukan melihat aktivitas pasar berjalan baik atau tidak. Faktanya sejak 2021 lalu kenaikan PAD di pasar mencapai 54 persen. 

Baca Juga : Pedagang Bentangkan Spanduk Protes di Pasar Citra Loktuan; Keluhkan Sepi Pembeli, Banyak Terlilit Utang

Data terakhir, bahkan retribusi dari 3 pasar angkanya mencapai Rp700 juta. "Tidak ada itu kalau sepi. Karena PAD kita di sektor pajak parkir disana malah meningkat. Angkanya capai 54 persen dari 2021," ucap Nurfaidah kepada Klik Kaltim. 

Lebih lanjut, UPT Pasar akan trrus berupaya mencarikan solusi permasalahan para pedagang. Khususnya di Taman Citra Loktuan. 

Relokasi Sulit Dilakukan...Baca Selanjutnya : 

==page break==

Permintaan pedagang Loktuan untuk dipindah ke tempat yang lama pun sulit diwujudkan. Pertama soal kewenangan berada di unsur pimpinan. Kedua terkait status lahan pasar lama yang masih bersengketa. 

Baca Juga : Pedagang Pasar Citra Mas Mengadu ke Andi Faiz, Banyak Terlilit Utang karena Penjualan Sepi

Para asosiasi pedagang pun diminta untuk bersurat kembali. Agar dialog antara pedagang dan Wali Kota bisa terwujud. 

Nurfaidah bahkan berjanji akan mengawal agar para pedagang bisa benar-benar mendapatkan perhatian lebih. "Kami sudah kumpulkan para pedagang. Nanti kita follow up untuk mediasi. Saya juga akan kawal," sambungnya. 

Diakhir, UPT Pasar juga akan melakukan pendataan ulang dan mengevaluasi kepemilikan lapak. Karena saat ini masih banyak didapati lapak pedagang yang kosong. 

Data menunjukkan  mayoritas pedagang memilih tidak berjualan di dalam dan membiarkan tempatnya kosong. Untuk itu Pemkot akan menarik lapak itu agar bisa digunakan dengan tepat sasaran. 

Total data yang dimilikinya untuk jumlah pedagang di Pasar Taman Citra Loktuan sebanyak, 297 kios/los. Kemudian Pasar Taman Rawa Indah sebanyak 1.370 kios/los.terakhir pasar Telihan sebanyak 527 kios/los.

"Data pedagang terus bergerak. Untuk lapak yang kosong kita akan segel. Itu pun prosesnya udah pada tahap usai diberikan teguran sebanyak 3 kali," Pungkasnya.

Artikel berlanjut ke halaman berikutnya.

Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.btekno.id
dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR